Salam hangat teruntuk kekasihku yang sedang bekerja, semoga semua yang dilakukan dan dikorbankan menjadi anugrah yang terindah, memberikan kekuatan yang lebih dari apapun. Terimakasih kepada Tuhan yang masih sudi kepada hamba-Nya yang hina ini untuk memberikan kehidupan yang layak, memberikan kenikmatan, nikmat hidup, dan masih bisa merasakan dicintai dan mencintai. Bukan maksud tidak mensyukuri apa yang sudah di dapat, terkadang mengeluh kehidupan ini menjadi hal yang setiap hari aku lakukan. Mohon ampun atas ketidakberdayaanku untuk menikmati hidup sebaik mungkin.
Betapapun hati selalu menjadikan yang terbaik, berusaha semaksimal mungkin, untuk seorang yang di cintai, yah seperti kamu sayang.. kekasihku.. sudah hampir 6 bulan kita bersama, sudah banyak yang kita tahu, baik buruknya, kebiasaan dan lain sebagainya. Namun terkadang masih saja ada yang harus dimengerti tanpa ucapan. Yah.. peka.. tidak ingin menuntutmu untuk peka dengan segala yang ada, hanya saja sepertinya itu bisa memperbaiki hubungan, dan menjaga hubungan kita.
kemarin-kemarin, entahlah apa yang dirasakan, hariku penuh emosi, dan lagi-lagi kamu jadi korbannya. maafkan aku!..
Tidak ada maksud menyakitimu, menekanmu dengan ego nya aku, sama sekali tidak ingin. Terkadang aku mencabik-cabik diriku sendiri, memukul hati, dan kepalaku, hanya sekedar ingin di jauhkan dari ke egoisan ini, yang maunya menang sendiri, menjadi satu-satunya wanita spesial yang ada dihidupmu. Dalam suratku dulu mungkin sering kali aku berucap seperti ini, namun apa daya aku belum menemukan kunci untuk bisa mengontrol diri, untuk bisa menerima hidup saat ini, dan yang pasti banyak lagi pikiran yang belum mampu di tuangkan disini, tapi itu semua bagian dari "kecemburuan".
Hal yang ada dihatiku saat ini seakan-akan menggebu untuk bisa hidup jauh dari lingkungan masa lalumu dan masa laluku. seakan menjerit "Aku Tak Ingin Mengenal Mereka Semua", "Tidak Ingin Melihat Mereka", "Tidak Ingin Mencium Bau Mereka", "Mendengar Kabar Mereka"., Itu yang selalu ada dihati ini, menjerit, bahkan jika belum tersampaikan hati ini seakan meluap-luap, dan mata ini menangis tak tertahan seperti saat ini.
Sepenuhnya aku berusaha untuk menjadi apa yang tidak aku inginkan.. aku selalu mengingat itu.. aku tidak ingin melakukan apa yang nantinya orang lain melakukan padaku, menyakitiku.
Bukan menekanmu sayang. . Aku percaya bagaimana kamu berusaha untuk memenuhi mauku saat ini.. Tapi rasa khawatir itu selalu ada, karena masa lalumu ada di sekitarmu, dekat, dan bukan hal mustahil kalian bisa bertemu, walau tidak sengaja.
Aku percaya kamu bisa biasa saja ketika hal itu terjadi, tapi bagaimana dengan mereka?? mungkin jika kamu tersenyum hanya untuk menyapanya, mereka menganggap lain? mereka mengira masih ada harapan, atau mereka berusaha keras menaklukan hatimu lagi?? pikiran-pikiran yang tidak seharusnya ada dibenakku, tapi ini ada semua sayang. Bahkan aku sadari ini membuat diri lebih lemah, dan menjadikanmu sedikit kecewa padaku. benarkan? ..
Semua itu sangat menggangguku sayang, mengganggu pikiranku, dan semua aktifitas ku.. tiba-tiba teringat dan selalu teringat. Tapi itu belum bisa aku taklukan, entah kapan aku sendiri bisa menaklukannya.
Sayang tahu? hanya melihat status di FB mereka (masa lalumu), atau melihat foto mereka, atau melihat status yang menandain kamu dengan nya, atau hanya melihat foto mereka di fb temannya, atau mendengar cerita mereka, atau apalah-apalah itu, terkadang membuat ku terpuruk.. terlebih ketika hati mulai lelah, pikiran penuh beban, dan aku paksakan untuk tidak ingin seperti itu, tapi apa yang terjadi?? AKU MENJERIT!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!
Salah memang jika aku harus memaksakanmu untuk ini itu, aku yang harusnya mengerti kamu. iya aku bisa mengerti, tapi bayang-bayang tidak mau untuk sependapat denganku.. terkadang lebih kuat mereka hingga aku terdiam dan memendam yang akan menyakiti diriku sendiri, dan membuat dirimu kecewa karena aku seperti ini.
Tapi jangan khawatir sayang, selama kita saling meyakinkan satu dengan lainnya, semua akan baik-baik saja, hal yang tidak ingin terjadi pada kita adalah"perpisahan" bukan??..
Dalam doaku, aku ingin bisa bersanding denganmu, apapun yang terjadi nanti.
Setelah tulisan kali ini, semoga semua akan lebih baik..