27 January, 2015

Kau Padamkan Lukaku

// // Leave a Comment



Malam menjadi saksi bersama datangnya cahaya terang dari langit yang tak begitu terang
Namun terlihat bercak putih bertaburan disetiap sudut langit
Bercahaya getarkan rasa bersatu padu dalam alunan kehangatan malam itu
Ketika luka yang teramat dalam ini mampu kau tutupi dengan alunan kata yang damaikan hati
Datang tanpa dijemput Tuhan hadirkanmu untuk membuatku berdiri
Menjadi manusia yang kuat dan tegar dalam putaran bumi cinta yang tak selamanya indah
Kamulah takdirku untuk membuatku seraya bertasbih dan lebih bersandar padanya
Tak pernah ku berpikir mengenal dirimu bagaikan malaikat pengobat luka
Kau hadir dengan sejuta rasa dan kedamaian yang membuatku terbaring damai
Mencoba memahami arti hidup ini dengan selalu bersyukur dan yakin akan keajaiban
Kau sadarkanku bagaimana menyikapi hidupku dengan bergerak tetap bersyukur
Datangnya dirimu membuatku tersenyum kembali
Ketika senyuman itu tersimpan cukup lama saat luka itu terbentuk
Kau hadirkan senyum itu kembali kau peluk aku dengan kata bijak yang kau adukan
Mencerna keajaiban bumi cinta yang kau hadirkan
Membuatku bersemayam lebih jauh akan memaknai cinta sesungguhnya
Kau bilang jika apa yang baik menurut kita belum tentu baik menurut Tuhan, Begitupun sebaliknya
Terimakasih malaikat tak bersayap kau hadirkan cahaya kepadaku
Hingga saat ini aku merasakan kehangatan bersamamu
Walau mata tak mampu memandang jiwa tak mampu bertemu
Tapi gejolak rasa akan selalu hadir dan dipertemukan
Aku yakin ketika mentari masih terbit masih ada celah ceritaku bersamamu
Doa-doa akan memperkuat hubunganmu denganku
Semoga Tuhan selaku memberkati kita dengan keindahan dunia yang begitu luas
Dengan dalamnya samudra yang membuatku tenggelam oleh katamu yang indah
Mencari cinta yang sesungguhnya ada disetiap hilir lembut kasih yang kau beri
Namun Dengan berjuta kerinduan setiap saat ku bendung
Karenaku takut memilih orang yang salah untuk ku cintai
Takkan pernah ku biarkan ku pijak kelubang yang sama
Seperti saatku terluka karena memilih cinta yang salah
Menjadi lemah tak berdaya mencengkeram rasa menjadi melodi buruk yang pernah dikenang
Saat ini tak ingin ku memadu cinta dengan mu bukan karena tak cinta
Tapi hanya tak ingin terluka kembali


0 komentar:

Post a Comment