23 June, 2015

Dwi Rakhmawati

Assalamu'alaikum..
Jari jemari ini sepertinya telah merindukan keybord pc-saya.. Hay sahabat pembaca, pecinta dunia maya, pecinta sastra, pecinta dunia karya.. semoga Tuhan senantiasi memberikan kebaikan kepada kita semuanya.. Senandung nada-nada indah telah perdengarkan lantunan indah untuk memuji keagungan Tuhan yang Maha Kuasa, yang sandarkan kekuatan doa-doa menjadi sebuah keindahan yang dapat diperkaya akan jiwa baiknya para hamba-hamba-NYa..

Saya dilahirkan dari keluarga yang berkecukupan, tidakkah pantas jika memberikan sesuatu yang berlebihan di tulisan ini, dari seorang ibu yang luar biasa perhatiannya, seorang ayah yang gagah perkasa yang selalu membahagiakan keluarga.

Dari dulu suka dengan namanya puisi, yang pasti puisi yang di rasa melow dan bikin hati nyes-nyes nangis.. sampai akhirnya dirasa bisa untuk menuliskan sebuah artikel, cerita pendek, dan lain sebagainya. Saya jalani pelajaran menulis ini secara otodidak, yang pasti butuh kematangan dan keyakinan untuk bisa menulis. Keterbatasan akan penggunaan teknologi, yang membuat tulisan-tulisan ini hanya bisa di hidangkan dengan blog sederhana ini, keterbatasan komunikasi, dan banyak keterbatasan lainnya juga yang membuat tak berkembangnya bahasa tulisan saya ini.

Karena status mahasiswi saya yang masih melekat, membuat saya masih harus berputar-putar membagi waktu, bisnis yang saya jalani pun tidak bisa tertinggal begitu saja. lumayan hasilnya bisa buat tambahan uang jajan.. sungguh... 
Bagi sahabat amapena yang ingin join, bolehlah yah! mari hubungan saya.. belajar bersama tentang penulisan, teknologi (saya ajarin dong), dan tentang banyak hal lainnya..

Saya yakin akan sangat bermanfaat bagi diri saya dan diri pembaca pastinya!...salam hangat dan salam kasih untuk kita semua..
Semoga Tuhan senantiasa memberkati anugerah terindahnya pada kita..
aamiin,,

wassalamu'alaikum..

Read More

Surat Permintaan Hatiku



Hay pria yang aku sayangi.. jangan tertawa melihat surat ini, aku hanya ingin menyampaikan apa yang sebenarnya ada di dalam hati ini, mungkin bukanlah segala-galanya , paling tidak meringankan beban karena sudah tersampaikan. Walau hanya dengan tulisan sederhana ini.

Sayang.. Perasaan yang kupunya memang tak pernah padam, dari hari pertama kita menjalin kedekatan hingga sekarang kita semakin dekat. Namun banyak sekali yang mesti tersampaikan, walau setiap pertemuan mulutku berbusa tapi tidak menghabiskan kata demi kata yang ada didalam hati ini. 

Hari-hari yang kita lalui selalu diisi tawa yang selalu bisa membuatku berbunga. Dan Kamu sayang .. selalu ada dan siap menjadikan lontaranku kian sempurna. Berdua denganmu membuatku mampu menikmati apapun yang ditawarkan oleh dunia. Kata cinta juga tak lagi cukup untuk menggambarkan rasa menggebu serta kebun bunga yang tersemai rapi di hatiku. Aku merasa nyaman ada didekatmu, aku merasa dianggap keberadaannya dengan caramu mendengarkanku, dengan caramu memandangku, dan caramu memperlakukanku. 

Kita memang punya banyak cerita masing-masing, aku punya cerita dengan masa laluku, begitupun dengan kamu, memiliki masa lalu. Cerita kita berbeda, dan sangat berbeda. Jika dibandingkan mungkin aku lebih terluka dari kamu, jika sudi, mungkin bisa ku belahkan hatiku, menilik bekas luka yang dulu pernah ada. Sayang.. aku memang tahu, sedikit cerita tentang masa lalu kamu, dari awal kita pedekate, sepertinya tidak ada masalah dengan hati ini, mencoba biasa, dan menjadi terbiasa.

Tapi sepanjang waktu kita bersama, menjalin hubungan lebih dekat dengan saling mengenal satu sama lainnya. Aku kadang egois, dan sangat egois mungkin. Berharap menjadi satu-satunya di hatimu, dan menjadi satu-satunya di dalam pikiranmu. Ketika hari dimana kau akui, jika kamu memilihku, aku bimbang. Bukan karena aku tidak mencintai atau menyayangimu, tapi aku takut, aku khawatir. Aku takut jika kehadiranmu hanya akan menyisakan kenangan buruk, dan aku tidak ingin terluka kedua kalinya, aku pun takut jika nanti kamu masih saja berhubungan dengan masa lalu kamu ketika denganku.
Aku tahu, masa lalu kita bukanlah musuh bagi kehidupan kita. Tapi jujur dari dalam lubuk hati ini merasakan kepedihan yang sangat mendalam, jika tahu kamu masih sering melihat keadaannya, walau hanya dengan  membaca status facebooknya, nge-like statusnya, ngeliat fotonya (walau ngga sengaja), mungkin inbok, (aku mungkin tidak tahu) , tanya kabar dengar teman dekatnya, atau apalah-apalah.. itu bagiku sangat menyakitkan. Sudah lama masalah ini aku pendam mencoba mendewasakan diri, tapi entahlah… air mata setiap doaku menjadi saksi jika ternyata aku belum mampu menerima keadaan semacam itu. 

Karena, sekarang aku benar-benar tidak ada kabar sama sekali, menghapus dari status sosmed, akun-akunnya aku blokir dari hadapanku, foto-fotonya aku hapus, tidak berhubungan lagi sama keluarganya, tidak berhubungan dengan kawan-kawannya (membahas masalah dia) semua untuk menetralkan. Dan untuk kita.. yah..untuk kita. Bukan untuk aku. Aku hanya ingin menjalani hidup dengan mu tanpa harus menengok kebelakang karena belum waktunya menengok, aku tahu ada saatnya menengok masa lalu, yah ketika kita harus bersyukur.ada saatnya nanti bisa berhubungan atas nama umat ... Dan jika aku begitu, aku sangat harap kamu  bisa melakukan hal yang sama tujuannya, walau dengan cara yang berbeda, tapi aku harap caramu tidak berlawanan denganku, bukan untuk memecahkan hubungan silaturahmi atau apalah-apalah. Tapi pasti kamu ngerti kan?? Atau aku masih harus bicara agar kamu ngerti.?? .. sayaaang.. 

Aku tahu, aku bukanlah manusia pertama yang mengetuk dan masuk untuk kemudian menjelajah semua ruangan yang ada di hatimu. Dulu, aku sempat kebingungan karena tak menemukan kunci untuk membuka gerbangnya.. dan terkadang aku berterimakasih kepada masa lalumu, karena mereka, membuatmu lebih dewasa. Dan mungkin karena merekalah, mengantarkan kita untuk bertemu atas izin Tuhan.

Sekarang mungkin bukan waktunya lagi untuk bermain-main, hati ini sepenuhnya ku titipkan pada Tuhan, disana sudah ada namamu yang aku yakini menjadi pendamping hidupku kelak. Aku ingin setiap hela nafas ini berlantun doa menyebut namamu. 

Sayang… maafkan aku selama ini egois, maunya menang sendiri, dan satu yang paling buat kamu benci.. yaah.. ngambek…ahh,… ketika aku telusuri, akar masalahnya selalu dari masa lalu. Haruskan aku sedikit membenturkan kepala untuk tidak lagi mengingat masa lalu kamu ataupun aku sendiri?

Terkadang aku sampai berpikir seperti itu.. maafkan aku sayang.. tidak ada niat untuk membuatmu ragu dengan keberadaanku di sisimu. Tidak pernah,.. justru aku selalu membekali diri untuk lebih baik, untuk lebih layak jika bersanding denganmu. Karena kau tahu, kamu pria spesial yang Tuhan hadirkan dengan wanita diluar kebiasaan seperti aku ini.

Aku sering kali perang dengan diriku sendiri, seriiing banget.. entah apa sajalah yang ada dipikiranku. Aku takuuuutt kehilanganmu, sungguh… sebelum aku kenal denganmu, aku berdoa, ditemukan dengan pria yang terakhir untukku.. dan Tuhan menjawab, dengan hadirnya kamu disisiku, itu pula yang memperkuat keyakinanku, untuk selalu mempertahankan hubungan ini.

Sayang, kamu juga perlu tahu bahwa di tiap nafas yang kuhela, aku berusaha. Aku berjuang sekuat daya untuk membuatmu bahagia. Memantaskan diriku sendiri untuk layak bersanding di sisimu. Mengurangi segala tabiat buruk yang mampu menyakitimu. Aku berjerih payah untuk mengulas senyum bangga di parasmu.

Tidakkah baik berdiam diri ,,, sungguh menyakitkan.. maafkan aku..:(

Lalu..Berlebihankah jika aku ingin menjadi pendampingmu di masa depan?

#bersambung..
                                                                               Pekalongan, 20 Mei 2015


                                                                                                                                                                                        Kekasihmu..:)
Read More

03 April, 2015

Cinta Memilihmu



Ketika sujudku selalu sebut namamu dan namanya
Berharap Tuhan akan jadikan yang terbaik untukku
Menjalin asmara dengan sosok yang mampu menyinari
Yang Bangunkanku dari keterpurukan hidup

Lantunan doa-doa ku panjatkan dikeheningan malam
Mencoba tenangkan hati berlandaskan akal sehat
Bersandar pada Tuhan yang Maha Tahu
Hingga tenangkan hati dan pikiran

Seketika itu tidur panjangku tak juga menemukan
Saat-saat posisi yang sangat sulit menghampiri
menyelimuti hingga tak mampu tertidur
karena terlalu berat hingga menutup tubuhku

Berkat kepasrahan yang ada
Hingga saatnya tiba menghampiri
Malam sunyi sepi itu kian melarutkanku
Dalam tidur panjangku

Malam itu begitu istimewa di pandang
Bulan bersinar terang menampakkan cahayanya
Yang memperkaya keindahan semesta alam raya
Menjadi sanubari terbesar bagi Hamba-Nya

Ketika itu pula Malaikat-malaikat cinta datang
Memeluk dengan mengusap air mata yang bergenang
Menyinari kegelapan yang ada
Dengan sinar panjang membentuk jalan

Aku ikuti alur kemana sinar itu berasal
jalan-jalan berlikuk nampak tak terpikirkan
Hingga beberapa kali terjatuh
Namun kekuatan diri mengalahkannya

Disaat itu pula aku menemukan
ketika mimpi-mimpi indah bersamamu
Menjelma menjadi orang terkasih
Sebagai kekasih hidup selamanya

Bukan hanya malam itu saja
kau hadir setiap mimpi-mimpiku 
Indah.. oh mengindahkan...
Damai.. oh Mendamaikan...

Tuhan Terimakasih atas nama cinta
Yang telah engkau hadirkan dalam diri ini
Hingga diri ini mampu menemukan
Cinta yang ku impikan

Berharap ini yang terbaik
Berharap ini yang terakhir
Berharap ini yang pantas
Dan Berharap ini adalah sinar yang sebenarnya..
Read More

Alasan Tak Ingin Kembali Padanya

Hujan yang kian menemaniku saat ini, membuat memoriku berputar pada masa lalu yang pernah singgah untuk waktu yang tidaklah sedikit..tapi hal ini yang akan menjadikan penulis lebih produktif dalam menjalani misteri hidup ini..

sahabat amapena.com, terkadang kita berpikir masa lalu tentang cinta tak ingin terulang lagi, jika alasannya adalah ditinggal pergi atas kesalahan yang dia perbuat sendiri. Pernahkah kita menyadarinya, jika hal ini adalah garis Tuhan yang telah ada, berusaha meyakinkan hamba yang salah alamat?

Masa-masa yang pernah di alami, kenangan-kenangan indah kian menghantui bukan, ketika dia pergi dengan sejuta alasan untuk menyalahkan kita? padahal pada kenyataannya itu adalah atas dasar kesalahan dirinya sendiri.

Seharusnya kita menyadari bahwa sosok dia yang berani melepas kita adalah sebuah kesalahan yang teramat besar, terlebih jika alasannya hanya karena dia sudah menemukan yang lebih baik dibandingkan dengan kita. ahh.. rasanya apalah-apalah bukan? seberapa lama dia bersama kita, kemudian mengenal dengan sosok baru dan memutuskan kita? dimana hatinya? dimana akal sehatnya? sedangkan jika kita lihat mungkin dari segi fisik dia akan lebih baik, tapi dalamnya kita tidak akan tahu bukan?

Terkadang alasan-alasan seperti itu menjadi kekuatan untuk bisa melupakannya, dan mampu membuka hati untuk orang lain, untuk orang yang beruntung karena mendapatkan kita. 

Harusnya seperti itulah kita, walau tidaklah mudah untu bisa langsung menerima, tapi kembali lagi pada diri kita, kepada Tuhan yang Maha Cinta, Tuhan tidak akan membiarkan hamba-Nya hidup tanpa cinta.. Percayalah jika semua akan indah pada waktunya nanti, entah dia akan kembali dipelukan, atau orang yang lebih indah akan datang, kita takkan pernah tahu..

bagaimana jika masa lalu datang sedangkan ada sosok baru yang datang yang lebih mengindahkan?

kita pasti akan menimbang-nimbang, masa lalu kita sudah sangat mengenal kita, sudah dekat dengan keluarga (misalnya), dan masa lalu penuh kenangan-kenangan indah yang tidaklah terbentuk dalam waktu yang singkat.

namun di sisi lain, teringat akan kesalahan besarnya, hingga diapun putuskan kita di saat kita mencintainya sepenuh hati, tidak setengah-setengah.
terlebih ketika keterpurukan ada, jatuh dan sulit untuk berdiri lagi, sosok baru datang dengan sayap-sayap kokoh untuk menguatkan dan bangkitkan kita dari keterpurukan.

mana yang akan di pilih?
posisi sulit yang mungkin akan dirasakan, betapapun tidak.. keadaan diri yang lemah mempersulit keputusan..

untuk itu haruslah kita hadapkan diri kepada sang Maha Cinta, memohon petunjuk arah yang terbaik untuk kita, serta dibarengi dengan pemikiran yang lebih mendalam.

walau masa lalu kita menangis, merengek-rengek menginginkan kita kembali, tapi pada dasarnya kesalahan yang dia lakukan adalah hal yang fatal, dan sudah tentu cacat, tidak akan terlihat sempurna lagi. Di saat kita mencoba untuk mempertahankan, ketika itu pula dia melepas.. oh no no..

Menerima maaf dari nya itu adalah kewajiban kita sesama umat beragama, namun untuk menerimanya kembali untuk menemani hidup sepertinya hal yang mustahil, karena kita hidup di masa sekarang dan masa depan. Cukuplah untuk saat ini.

Toh kita menyadari bukan ? jika Tuhan sudah menakdirkan kita untuk orang yang sama kualitas dengan kita.

bagaimana dengan sosok yang baru itu? yang sudah mencuri hati ini? ahh...sepertinya

perlu pemikiran yang mendalam pula, baru berapa lama mengenalnya, dan perlu kita mengumpulkan data-data sebagai penguat untuk dapat membuka hati dan menerimanya, dan berharap menjadi satu-satunya selama hidup nanti.
Lalu kenapa masa lalu datang lagi dan bersujud-sujud memintaku kembali?aahh.... biasa

biarkan dia hidup dengan kehidupannya! 

terlebih ketika dia berucap, "harusnya kau memilihku?"

lalu kenapa dulu dia memilih dia? ah... lupakan dia yang seperti itu sahabatku
Bukan untuk melupakan seutuhnya, tapi ini menjadi suatu kenangan yang penuh makna, dimana dari semua ini kita akan mampu belajar, menjadi pribadi yang lebih berkualitas.

Mau dikatakan apa lagi, kita tak akan pernah satu.. begitulah seharusnya..

jalinlah hubungan yang baik antar sesama umat beragama, namun bukan berarti harus menjalin hubungan seperti dulu. Semua ada masanya..

sahabat amapena.com, seperti itulah harusnya kita bersikap, jika masa lalu datang lagi.. menyadari akan makna tersirat yang Tuhan lukiskan untuk hamba-Nya.
semoga bermanfaat...
barokalloh...
Read More

Kenyataannya Wanita yang Lebih Setia

Selamat pagi untuk semua sahabat amapena, sekian lama penulis lari dari kehidupan menulis ini, beberapa target tulisan tersendat karena beberapa alasan yang tidak seharusnya ada, yah sakit ceritanya. Namun apa daya jika suatu ketika harus terbaring lemah, beberapa target harus di istirahatkan terlebih dahulu.

Sahabatku, kenikmatan yang luar biasa adalah salah satunya sehat, jaga diri kita lebih baik lagi, dan ingatlah berikan yang terbaik untuk diri kita. Jangan menjadi pribadi yang cuek, acuh dengan kesehatan diri, terlebih terhadap penampilan yang kita kenakan selama ini. Jangan pernah menjadi pribadi yang cuek dengan gaya model rambut misalnya, atau cara memakai celana panjang, rok, atau baju. Itu semua perlu diperhatikan bukan, karena bagi penulis sendiri itu yang pertama kali diperhatikan orang lain kalau pertama kali melihat kita. Dan selain itu penampilan menjadi hal paling urgen, bagi penulis, dan isi dari diri kita pun tidak boleh terabaikan.

loh loh loh, kenapa jadi ngomongin masalah penampilan yah? itu karena sedikit ada hubungannya dengan masalah tulisan kali ini. Pernahkah kita membedakan wanita dan pria? dimana letak perbedaannya? bagaimana bisa berbeda? dan berbagai pertanyaan lainnya. Namun perlu diperkaya juga di benak kita untuk saling mengenal sifat khasnya para kawan kita baik wanita ataupun pria. Terutama dalam masalah bagaimana cara mencintai seseorang.

Dari judul yang penulis ambil, ini sangatlah nyata ketika penulis mengambil dari sudut pandang yang sedikit dibenarkan oleh beberapa kawan penulis. Ceirita sedikit sahabat amapena, beberapa hari yang lalu penulis banyak bercerita tentang cinta, dan di ceritaan banyak persoalan cinta. Dari mereka memandang banyak masalah yang timbul ketika hubungan cinta mulai retak, entah itu karena konflik dari dalam diri mereka ataupun konflik dari luar. Semua tidak bisa di bayangkan bagaimana susahnya jika harus dipikirkan. Itu tentu, karena hal ini mesti diselesaikan, bukankah begitu?

Dari kesimpulan yang penulis ambil, pada dasarnya wanitalah yang paling kuat dalam mempertahankan hubungan. Ada yang tidak terima? mari kita buktikan dengan sudut pandang penulis sendiri,
  • Wanita Lebih Tersentuh, perlu kita semua tahu bahwa kita tidak dapat pungkiri jika selama ini wanita yang dianggap lemah lembut ternyata menyimpan beribu keajaiban. Membuat wanita tersentuh sangatlah mudah, tapi jangan sampai salah langkah  bisa saja jadi petaka, apalagi bagi kamu pria, jangan pernah menyepelekan hal itu. Wanita di beri perhatian lebih dengan kalimat bijak, dengan memberi hadiah, atau menspesialkan di hari berharganya atau yang lain sebagainya. Itu tentu akan membuatnya tersentuh, dan pasti akan berusaha untuk membalaskan. Membalaskan bukan dengan seperti apa yang di terima, tapi membalaskan seperti apa yang menurut wanita itu baik.
  • Wanita Lebih Penyabar, percaya atau tidak jika hal ini perlu kita sadari bersama, bahwa kenyataan membuktikan jika wanita lebih sabar dalam menghadapi problem masalah cinta, entah itu dalam menyikapi ke pasangan atau menyikapi terhadap diri sendiri. Sering kali kita tahu, jika pasangan di terpa masalah besar, wanita hanya menangis. Itu mungkin terkesan cengeng dan lembek, tapi jangan salah, semua ini salah satu hal untuk menutupi sakit hati yang ada di dalam hatinya. Di dalam hati wanita akan selalu ada kalimat-kalimat penyemangat, seperti "kamu harus bisa kuat, kamu harus bisa tegar, kamu harus bisa berdiri dan jangan sampai dijatuhkan" dari kalimat-kalimat itulah yang selalu memberikan kekuatan besar bagi wanita, hingga mampu dalam menyikapi segala problem hidup tanpa membuat banyak masalah lagi. Dan ini yang perlu di lirik oleh para pria, agar semakin mengetahui bagaimana seharusnya bersikap terhadap wanita.
  • Wanita Lebih Menspesialkan, sikap kebanyakan wanita jika sudah merasa di cintai, pasti akan berusaha membalaskan, dengan sejuta rasa yang dia miliki. Entah itu bagaimana caranya, dengan kejujuran yang luar biasa, dengan ketulusan mencintai, dan dalam banyak hal lainnya. Pernahkah kita bersama meraba kenapa sebagian wanita selalu tersenyum manja ketika ditawarkan beberapa tempat untuk di kunjungi? semua itu menjadi sebuah acuan besar bagi pendamping wanita-wanita seperti itu. Karena itu semua adalah sebuah bentuk penghormatan bagi pria itu sendiri, wanita itu tidak ingin menjadi pemaksa kehendak, terkadang lebih memilih menspesialkan pasangannya. Lebih suka dengan pilihan pasangan mungkin, seperti pakaian, tempat makan, tempat wisata sebagian wanita itu akan lebih nyaman jika pasangannya yang memilihkan.
  • Wanita Lebih Berkorban, kebanyakan wanita adalah sering berkorban. Demi pasangannya tentunya, dia mampu mengorbankan waktu hingga mungkin harga diri nya. Jangan sampai kita para wanita mau untuk mengorbankan harga diri itu, apa yang akan terjadi jika suatu hal terjadi pada wanita, para bajingan mungkin akan sedikit demi sedikit mengajak kemaksiatan, berupa pegangan tangan awalnya, hingga berkelanjutan. Tak dapat di pungkiri jika semua hal bodoh itu adalah sebuah pengorbanan, bagaimana tidak? untuk memberikan kebahagian yang sesungguhnya pada pria yang di cintainya itu.
  • Wanita Lebih Menerima Keadaan Pasangannya, apapun kondisi, tidak sedikit wanita yang masih saja nempel dengan prianya, padahal berapapun kesalahan yang prianya buat. Perlu penanganan khusus kalau begini adanya bukan. Sudah jelas-jelas selingkuh masih saja di belain, di apalah apalah pokonya... aah... no no no...

sahabatku, Wanita adalah mahluk yang lembut, hatinya sangat mudah tersayat. Ketika seorang wanita sudah mencintai seorang pria, mereka akan benar-benar mencintai seorang pria.

Berbeda dengan wanita, pria mudah sekali untuk bosan. Terkadang pria yang sudah bosan akan mencari-cari alasan untuk memutuskan hubungan dengan kekasihnya.

Alasan itulah kenapa seorang wanita perlu selektif dalam menerima seorang pria, wanita harus tahu itu sejak seorang pria mendekatinya.

itulah beberapa hal yang menjadi alasan, itu penulis ambil dari sudut pandang penulis. Kalaupun ada yang tidak setuju dengan sudut pandang penulis itu lah hak anda semua..

yang jelas penulis yakin, jika hidup ini tidak ada orang yang salah hanya orang yang berbeda pendapat.

semoga hari ini penuh berkah, cinta kasih selalu menyertai kita.. Tuhan izinkan orang-orang yang baca tulisan ini menjadi manusia yang dekat dengan-MU, berkahi dengan cinta-Mu..aamiin..
Read More