Hello Sahabat Pena, yang selalu di Rahmati Tuhan yang Maha Sempurna, menciptakan bumi dan langit seisinya, hingga menebarkan cinta di antara manusia-manusia yang berhak mendapatkan cinta. Pernahkah kita jatuh cinta? bagaimana rasanya ketika seseorang yang selama ini jadi dambaan jatuh kepelukan kita. bahagia bukan? saat awal menjalin hubungan yang biasa kita sebut dengan pacaran, mungkin saja begitu indah, seakan dunia milik berdua. Tapi sadarkah jika semua keindahan itu tidaklah selama yang diharapkan?
Ketika sayap-sayap terbang tinggi mengatasnamakan karna cinta, mungkin saya sendiri kurang peduli dan bahkan tidak menyetujui.
Salam hangat yang terasa ketika malam datang, diiringi angin berhembus menenangkan, ke damaian dari langit yang berbinar terang pancaran dari bintang-bintang.
Betapapun iya, kita harus mengagungkan atas nama Tuhan yang Maha pencipta.
Menciptakan cinta yang selama ini tumbuh berkembang, namun sahabat perlu tahu, tidak selamanya pria yang kita sayangi dan cinta, sama persis seperti pertama kita mengenalnya.
Coba saja, sekarang sahabat pejamkan mata, bagaimana sikap dan perilaku pasangan hidup kita sejak pertama bertemu! apa yang di ingat? dia ganteng, keren, baik hati, perhatian, khawatiran, dan lain sebagainya, dari semua yang saya sebutkan tadi semuanya positif. Berjalannya waktu kita akan sedikit demi sedikit tahu, seperti dia yang pemarah, pendendam, acuh, sok cuek dan lain sebagainya.
Dan inilah yang menjadikan wanita pergi dan tak ingin kembali melihat muka pria seperti itu. Apa sajakah sikap pria yang membuat jengkel wanita?
- Tidak Mampu Menjadi Pendengar Yang baik, awal kenalan perhatiannya minta ampun, pengertiannya minta ampun, dulu saja sering mengajak pergi ke taman, untuk berbagi cerita, selalu menjadi pendengar yang baik, selalu merespon dan memberikan salam. Lama-lama berubah, menjadi cuek dan tidak peduli. Bagaimanapun kondisinya, itulah yang paling wanita benci.
- Melirik Wanita Lain, mungikn bukan hanya melirik ketika bertemu dijalan, tapi berkomunikasi lewat sosial media entah itu bbman, facebookan, twitter, whatshap, dan lain sebagainya. Bagaimana mungkin, pacar sendiri di cuekin, malah lebih melirik wanita lain. Padahal mungkin saja wanita itu lebih buruk dari pacar sendiri. Siapapun orangnya, pasti benci dengan pria macam itu. Terlebih lagi jika sampai selingkuh, sepertinya saya tidak akan membahas masalah yang satu ini, yang pasti sadarlah wanita!akan pria semacam itu.
- Membandingkan dengan Wanita Lain, tidak dapat dipungkiri jika wanita terkenal dengan sebutan cerewet, banyak bicara dan itu semua bermula dari pria tentunya. Yang tidak bisa menjadikan wanita itu spesial. Terlebih ketika dibandingkan dengan wanita lain yang lebih unggul, betapapun keadaannya sudah menjadi kenyataan jika seseorang yang bersanding dengannya adalah seperti itu. Tidakkah para pria berpikir kesana?entahlah
- Maunya Menang Sendiri, setiap hubungan perbedaan pendapat, pikiran, tentu berbeda. Bagaimana mungkin bisa menetralkan perbedaan, jika tidak mau mengalah dan selalu ingin pendapatkan di benarkan. Apa karena wanita itu lemah? sehingga pria begitu saja menyepelekan segala sesuatunya? apa karena wanita itu tidak berhak mendapatkan penguasaan dari dalam dirinya? tidakkah para pria menyadari hal itu. Wanita yang ada di sampingmu itu adalah wanita yang pernah engkau unggulkan di hadapan publik, dan teruntuk hatimu yang selama ini mencintai.
- Memperlakukan Seperti Boneka, pria kah engkau? jika menyayangi pasanganmu dengan memberikan beribu keindahan semata? dengan kemesraan yang akan membawa para wanita ke jalan yang sesat, meminta wanita untuk tunduk terhadap segala aturannya? tidak boleh ini, itu.. ah.. jika sahabat pria masih saja seperti itu, marilah berubah untuk wanita yang kita cinta dan kita sayangi.
- Suka Marah-Marah, banyak sekali contoh dalam poin ini. Bisa saja karena telat sedikit marah-marah, dandanan nora sedikit marah-marah, salah bawa kostum marah, dan lain sebagainya. Hay para pria, sudahkah bercermin bagaimana dirimu sebenarnya. Sesempurna apakah dirimu, hingga berani berbuat seperti itu kepada wanita yang engkau bilang di cintai?
Tentu ada banyak poin sebenarnya, yang ingin saya tuliskan sebagai nasehat diri saya sendiri, agar tidak mendapatkan pria semacam itu. Dan teruntuk sahabat Amapena semoga tulisan ini mampu menjadikan sebuah cahaya terang ketika sahabat merasakan hal semacam tulisan yang saya buat. Ketika tulisan ini sahabat baca, berpikirlah untuk sementara waktu dengan sahabat yang memiliki pasangan (pacar), pertahankan jika memang pantas, dan jauhkan dia jika dia membuatmu terluka.
Tiada lain tulisan ini, semata-mata saya buat untuk kemanfaatan banyak manusia, semoga kita semua mendapatkan keberkahan untuk senantiasa mendapatkan kenikamatan yang lebih besar.
0 komentar:
Post a Comment