06 February, 2015

Penyebab Wanita Diselingkuhin

// // Leave a Comment



Selamat siang menjelang sore sahabat amapena, senang sekali pada kesempatan hari ini bisa berbagi tulisan yang harapannya bermanfaat bagi penulis dan pembacanya. 

Sore ini saya jumpai banyak sekali status cinta di sosial media. Terlebih kaum wanita, sepertinya wanita lebih sering mengumbar perasaan yang sedang di alaminya, saya akui sendiri. Dan sepertinya bulan Februari ini banyak yang punya pacar baru, dan banyak pula yang diputusin. wahh.. kabar buruk banget bukan?

sahabat amapena pernah tidak kita menjumpai pasangan yang sedang berantem dan putus? atau sahabat sendiri pernah mengalaminya? sungguh luar biasa sahabat, jika pernah mengalaminya, itu adalah pelajaran besar untuk diri kita agar tidak jatuh ke lubang yang sama.

Sebenarnya asal masalah besar atas berakhirnya sebuah hubungan tidak lain karena perselingkuhan. Mendengar kata "selingkuh" saja sudah berdebar dan panas hati ini, ingin rasanya membunuh semua kenangan itu. Namun apa daya, sepertinya berjalannya waktu akan terasa seperti biasa, walau tidak semudah melambaikan tangan, perlu proses yang sangatlah panjang.

Coba sahabat perhatikan, di sinetron, ftv, atau di kehidupan nyata ini yang kerap sekali diselingkuhin itu siapa? wanita bukan? kenapa bisa seperti itu yah? ataukah karena wanita itu lemah, dan bodoh? mudah saja di selingkuhin dan di mainkan cinta kasihnya? semoga saja kita selalu dilindungi oleh Tuhan yang Maha cinta, semoga kita selalu di hadapkan dengan sosok yang mencintai kita dengan ketulusan hatinya.

Banyak sebenarnya alasan sekaligus menjadi penyebab wanita diselingkuhin, diantaranya:
  1. Wanita Itu Cuek dan Acuh, terkadang wanita yang cuek dan acuh akan penampilannya, sikap dan perilakunya membuat pria bosan, tidak berani menegur karena rasa bosan sudah menyelimuti. Bisa juga wanita tidak peduli dengan apa-apa yang seharusnya diperhatikan dari si pria, tentang jadwal kuliahnya, kerja, atau hal lain.
  2. Wanita Banyak Bicara, mungkin karena ini lah banyak pria meninggalkan dan lebih memilih wanita yang lebih banyak diam. Mungkin karena sikap yang khawatiran yang berlebih, setiap telpon tanya nya tidak cukup satu pertanyaan, lagi apa say? sudah makan? makan dimana?sama siapa?kok ngga ngajak sih? kenapa? kamu malu punya pacar kaya aku? dan lain sebagainya, mungkin banyak tipe-tipe wanita seperti itu, tidak lain itulah karena rasa sayang yang sudah berlebih. Tidak semua salah wanita tentunya, ini perlu dimengerti.
  3. Wanita Lebay, sebagian besar wanita itu romantis dan pemerhati yang super? kenapa tidak, karena wanita itu lebih perasa dari pada pria yang banyak mikir tapi tidak merasakan. Jangan salahkan wanita, jika seiring berjalannya waktu akan mendapatkan sebuah puisi cinta, lagu indah tentang cinta dan lain sebagainya. Itu adalah curahan hati wanita, bukan lebay sebenarnya. Tapi kerap menjadi hal yang di benci oleh sebagian pria. Sepertinya hal ini harus menjadi sebuah pelajaran besar bagi wanita dan pria untuk saling mengerti.
  4. Wanita Susah Diajak Ketemu, wanita super sibuk dengan kuliahnya, organisasinya, dengan kerjaannya kerap selalu menjadi penghalang untuk bertemu dengan kekasih, ini pula menjadi retaknya hubungan, jika si pria tidak mampu memahami posisinya.
  5. Wanita Matre, suka uang itu dambaan siapapun, pria pun tentu suka uang. Tapi sadarlah wanita, jika uang tidaklah kita temui begitu saja, dengan cara yang mudah. Perlu proses panjang tentunya, pria itu paling benci kalau wanita sukanya minta ini itu, sayang handphoneku rusak, beliin dong, sayang makeup ku habis, beliin dong, OMG hello... sahabat amapena, sepertinya bukan kita banget kan? semoga saja. Wanita seperti itu tentu di benci pria, kecuali jika pria itu ada maunya, tentu diturutin apa mau wanita itu. Hati-hati para wanita, kita harus peka dan kritis.
  6. Wanita Tebar Pesona, dimanapun tempatnya selalu berlagak sok cantik dan sempurna, siapa sih yang tidak melirik wanita seperti itu. Tapi harus di ingat, jika sudah memiliki pasangan. Walau kenyataannya belum mampu untuk bisa kepelaminan, setidaknya adalah menjaga, itu akan lebih baik. Membuat cemburu pria itu wajar jika masih hal yang wajar, kalau sudah keterlaluan wiihh jangan nangis kalau pria pergi dan cari pengganti.
Sedih sekali yah, kalau melihat kenyataan hidup kita ini. Pasangan hidup belum waktunya pun sudah segitu rumitnya untuk menjaga, bahagialah bagi sahabat amapena yang masih single dan berkomitmen sendiri dulu untuk sementara waktu. Dan tidak ada salahnya jika sahabat memiliki pasangan walau  baru sebagai pacar, jagalah dia sebagaimana engkau menjaga diri kamu sendiri.
Tanamkan kebaikan pada diri kita, hingga suatu saat kita akan memanen kebaikan itu sendiri, semua kembali dan berasal dari diri kita sendiri. 

Semoga Tuhan selalu memberkati dengan cinta yang tulus abadi kepada penulis dan pembaca, dan berharap tulisan ini layak untuk diperbincangkan dan bermanfaat untuk banyak orang. Terimakasih salam amapena.

0 komentar:

Post a Comment